HOT MONEY DAN PENCUCIAN UANG

Posted on Juli 8, 2008. Filed under: Uncategorized |

Oleh: Yunus Husein

 

Di penghujung 2007 ini pasar finansial Indonesia diramaikan dengan masuknya hot money dari luar negeri dalam jumlah besar. Menurut statistik per November jumlah  hot money yang dipakai membeli Sertifikat Bank Indonesia (SBI) sebesar 42,69 Triliun atau 15,6 % dari total  SBI sebesar Rp269,4 Triliun. Sementara  ada Rp79 triliun yang dipergunakan membeli Surat Utang Negera (SUN) atau 16,9 % dari total nilai SUN sebesar Rp469,24 triliun (Republika 26 Desember 2007). Sebagian hot money ditanamkan dalam bentuk saham atau obligasi dan investasi lainnya. Sejalan dengan itu Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada penutupan perdagangan tahun 2007 mencapai level 2.739,704 dari level 1.805,523 pada penutupan perdagangan tahun 2006 atau naik lebih dari 50%. Pertumbuhan ini membuat BEI merupakan bursa terbaik kedua di Asia Pasific setelah bursa Shanghai. Adakah hot money yang masuk ke Indonesia merupakan uang hasil tindak pidana yang disembunyikan atau disamarkan asal-usulnya? Bagaimanakah cara mengetahui,bahwa hot money itu ada yang berasal dari hasil tindak pidana yang dicuci di Indonesia?

Uang panas (hot money)  adalah dana asing biasanya dalam jumlah relatif besar yang  mudah datang dan pergi tergantung kehendak pemiliknya. Pemilik hot money ini biasanya  mencari keuntungan jangka pendek di negara lain melalui berbagai instrument pasar uang dan pasar modal. Menurut kamus Banking and Financial Services oleh  J.M Rosenberg hot money adalah uang yang berasal dari sumber yang tidak sah atau yang dipertanyakan keabsahannya (money that is received through means that are either  illegal or of questionable legality. Walaupun IHSG meningkat tajam dan hot money banyak masuk ke Indonesia laporan transaksi keuangan yang mencurigkan (LTKM) yang berasal dari perusahaan efek  dan manajer investasi sampai  tahun 2007 tidak sampai seratus laporan.Sangat rendah jika dibandingkan dengan industri perbankan yang sudah melaporkan hampir enam ribu laporan sepanjang tahun 2007. Dengan laporan yang sedikit dibandingkan dengan laporan dari bank apakah ini menunjukkan, bahwa sebagian besar hot money yang masuk ke Indonesia bukanlah berasal dari kejahatan? Jawabannya bisa “ya” bisa “tidak”. Tidak mudah menyimpulkan tanpa adanya  penelitian yang saksama.

Hot money  belum tentu berasal dar hasil tindak pidana. Diperlukan  waktu yang cukup untuk meneliti apakah hot money itu merupakan uang hasil kejahatan yang dicuci di Indonesia.Untuk memudahkan penelitian diperlukan  LTKM dari perusahaan efek dan manajer investasi. Tanpa laporan yang memadai sullit untuk melakukan penelitian dan penelusuran apakah hot money yang banyak ditransaksikan berasal dari tindak pidana atau bukan. Untuk itu diperlukan kerjasama yang baik antara otoritas dalam hal ini  Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (BAPEPAM LK), Bank Indonesia dan Bursa Efek Indonesia dengan perbankan dan industri keuangan di pasar modal dan seluruh lembaga penunjangnya.

Dengan menggunakan logika berfikir yang paralel, seharusnya dengan meningkatnya hot money ke Indonesia seharusnya LTKM juga meningkat. Sebagaimana diketahui, bahwa kriteria suatu transaksi keuangan dianggap mencurigakan adalah: Pertama, transaksi yang menyimpang dari profil, karakteristik atau kebiasaan pola transaksi nasabah. Kedua, transaksi yang dilakukan untuk menghindari pelaporan penyedia jasa keuangan. Ketiga, transaksi yang dilakukan atau batal dilakukan yang menggunakan  harta kekayaan yang berasal dar tindak pidana. Dengan banyaknya hot money dan penyidikan tindak pidana di Indonesia, khususnya tindak pidana korupsi di Indonesia seharusnya pelaporan LTKM oleh  perusahaan efek dan manajer investasi meningkat karena ada yang memenuhi kriteria pertama atau ketiga.Misalnya transaksi klien perusahan efek meningkat sangat besar di luar pola transaksinya. Atau ada  pejabat pemerintah melakukan transaksi besar di pasar modal. Selama ini terbukti, bahwa memang ada hasil kejahatan yang masuk ke pasar modal. Hanya saja pelaporan oleh perusahaan efek atau manajer investasi dilakukan  biasanya karena adanya permintaan dari otoritas.

Memang harus disadari pemahaman, kesadaran dan keberanian industri pasar modal untuk melaporkan LTKM belum sebagus industri perbankan dengan berbagai alasan. Pertama,  takut kepada klien yang memiliki jabatan atau kekayaan yang banyak. Kedua, takut kehilangan klien karena kliennya lari ke perusahaan lain. Ketiga, kurang percaya kepada penegak hukum dan proses penegakan hukum. Keempat, tidak mau repot dengan  laporan yang dibuatnya. Kelima, karena menganggap ketentuan Know Your Client/Customer (KYC) dan pelaporan sudah dilakukan oleh bank.

Pada hakekatnya, pelaporan ini merupakan pencerminan terlaksananya manajemen risiko dengan baik pada perusahaan itu yang telah menerapkan ketentuan KYC dengan baik. KYC di perusahaan efek sudah tentu berbeda dengan KYC perbankan karena karakter dan pola transaksi nasabah bank dan nasabah perusahaan efek jelas berbeda dan transaksi yang dimonitor oleh bank adalah transaksi keuangan sementara transaksi yang dimonitor  oleh perusahaan efek adalah transaksi efek.

Pelaporan yang baik sudah tentu akan menjaga integritas pasar modal, karena tidak disalahgunakan oleh para kriminal untuk menyembunyikan hasil kejahatannya. Pelaporan juga sangat membantu di dalam mengejar hasil kejahatan yang masuk ke pasar modal, sehinga kriminalitas diharapkan akan berkurang. Akhirnya dengan berjalannya sistem anti pencucian uang dan penerapan ketentun KYC dengan baik akan menciptakan IHSG yang stabil dan tidak volatile.Inilah yang kita perlukan bersama.

Dengan bergantinya tahun memasuki tahun 2008 sudah  hampir enam tahun usia Undang-undang Tentang Tindak Pidana Pencucian Uang. Sosialisasi dan edukasi sudah cukup banyak dilakukan, sehingga sudah tentu diharapkan adanya  peningatan pelaporan dari industri pasar modal dengan kesadaran sendiri. Hal ini penting untuk  menjaga market integrity dan stabilitas di pasar modal. Diharapkan juga audit dan penegakan hukum oleh otoritas pemerintah harus lebih baik, misalnya oleh PPATK dan BAPEPAM-LK. Audit dan penegakan hukum ini sangat besar pengaruhnya terhadap peningkatan pelaporan. Mudah-mudahan. (*)

 

*) Kepala PPATK

Tulisan ini opini pribadi

================================= 

Dimuat dalam Koran Seputar Indonesia (Sindo)

Senin, 31 Desember 2007, hlm. 6.

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

2 Tanggapan to “HOT MONEY DAN PENCUCIAN UANG”

RSS Feed for YUNUS HUSEIN Comments RSS Feed

Kami sangat prihatin pasar modal dijadikan permainan oleh segelintir orang untuk mengeruk keuntungan sebesar-besarnya. Komunitas bursa saham kita telah dinodai oleh emiten penumpang gelap yang menghalalkan berbagai cara : termasuk memobilisasi “investor” abal-abal yang berasal dari jalanan, didandani dengan dasi dan jas biar mirip investor betulan dalam antre pemesanan formulir saham PT Adaro Energy Tbk. Mengapa Bapepam-LK tutup mata dan tutup telinga melihat realita ini ? [Yohan Putera Soemarna, menyampaikan terima kasih jika berkenan mengunjungi blog kami]

Bapepam-LK harus bersikap tegas soal mobilisasi investor abal-abal yang didandani bak investor betulan dan diberi dasi dan jas gratis — meskipun terlihat tidak matching dan ketahuan gaya kampungnya. Itulah realitas yang bisa dilihat dalam penawaran umum perdana saham PT Adaro Energy Tbk. Mengapa Bapepam-LK tutup mata soal ini ? jangan-jangan ….. [YOHAN POETRA SOEMARNA menyampaikan terima kasih, jika berkenan meninggalkan pesan dengan mengunjungi blog kami].


Where's The Comment Form?

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: